Nah Lho! 6 Hal Aneh Tapi Nyata yang Bisa Dialami Oleh Orang Stres

Ila Sean | Kamis, 15-06-2017 | 10:38 WIB
Nah Lho! 6 Hal Aneh Tapi Nyata yang Bisa Dialami Oleh Orang Stres
ilustrasi

Covesia.com - Semua hal yang terjadi dalam hidup bisa membuat orang stres. Entah itu krisis keuangan akhir bulan, proyek kantor, ujian akhir atau persiapan skripsi, hingga masalah pasangan dan keluarga.

Tapi, ternyata selain bikin sakit kepala dan jerawatan, stres kronis bisa membuat anda mengalami hal-hal lain yang aneh nan mengejutkan. Beberapa di antaranya bahkan mungkin tidak pernah anda sadari kalau stres adalah biang keladinya.

Efek samping aneh tapi nyata yang dialami oleh orang stres, dikutip covesia dari laman hellosehat.

Hilang ingatan

Mencoba mengingat-ingat di mana anda menaruh kunci mobil bisa terasa menyiksa saat anda dilanda stres membayangkan jalanan macet sambil dikejar waktu. Atau, anda mungkin tidak bisa mengingat apa yang bos anda sampaikan di rapat sepuluh menit lalu karena sudah ketakutan dibayangi oleh teror deadline. Familiar?

Tingkat stres yang tinggi membuat hippocampus, wilayah otak yang mengontrol ingatan jangka pendek, jadi dibanjiri oleh hormon stres kortisol. Ini dapat menghambat kemampuan otak anda untuk mengingat dengan baik.

Menghadapi pemicu stres adalah cara terbaik untuk mengembalikan ingatan anda. Tapi sampai hal itu terjadi, segera catat informasi penting yang Anda dapatkan atau cari cara lain untuk menyegarkan ingatan anda. Misalnya, jalan-jalan santai untuk cari udara segar.

Keringat berlebih

Barang cemas dan panik sebentar wajar membuat beberapa orang jadi sedikit berkeringat. Tapi pada orang stress berat, tubuh mereka bisa berlebihan memproduksi keringat yang bau.

Keringat berlebihan dan bau diproduksi oleh kelenjar keringat apokrin, yang banyak ditemukan di daerah ketiak, selangkangan, dan kaki. Kelenjar apokrin bereaksi cepat terhadap pemicu stres dan tidak perlu "dipanaskan" lebih dulu, seperti kelenjar endokrin yang memproduksi keringat biasa (misalnya keringatan setelah olahraga).

Keringat orang stres mengandung protein dan lemak, sementara keringat biasa hanya mengandung air. Bakteri lebih mudah berkembang biak di tempat yang banyak protein dan lemak, dan di mana ada pertumbuhan bakteri, akan muncul bau.

Anehnya lagi, sebuah studi terbitan jurnal PLoS One menemukan bahwa keringat orang stres dapat menyemburkan sinyal tertentu yang dapat terdeteksi oleh orang di sekitarnya, sehingga mungkin menyebabkan mereka jadi ikutan stres juga.


next

Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:

Kesehatan

Komentar

Galeri Foto Terbaru Covesia.com

Hiburan

Foto Taipan Rap Jay Z Akan Rilis Album Teranyarnya pada Akhir Bulan Ini

Taipan Rap Jay Z Akan Rilis Album Teranyarnya pada Akhir Bulan Ini

Covesia.com - Taipan rap Jay Z akan merilis album teranyarnya pada akhir bulan ini menurut layanan streaming musik Tidal pada Senin (19/6),...

Ikuti Akun Pinterest Covesia.com

Wawancara

Foto Hindari Masalah di Perbankan dan Pahami 'BI Checking' Dengan Benar

Hindari Masalah di Perbankan dan Pahami 'BI Checking' Dengan Benar

Covesia.com - Dunia perbankan sudah menjadi bagian dari rutinitas perekonomian di dunia. Setiap urusan keuangan nyaris tidak terlepas dari...

Website Monitoring